Stretch Mark - Penyebab, Cara Mencegah, dan Menghilangkannya

Stretch Mark biasanya timbul berupa garis putih, merah atau merah muda pada beberapa area tubuh di permukaan kulit. Kondisi kulit ini tidak berbahaya, namun sering kali dianggap mengganggu penampilan seseorang.

Guratan atau garis berwarna putih, merah ataupun merah muda yang biasa muncul di daerah payudara, perut atas, lengan atas, paha, dan bokong biasanya dirujuk sebagai stretch mark. Tidak hanya pada orang tua, remaja, dan orang dewasa juga bisa mengalami guratan ini karena beberapa faktor penyebab.


Yuk kenali penyebab serta cara mencegah sekaligus menghilangkan stretch mark di artikel ini!



Penyebab Stretch Mark

Striae atau stretch mark adalah kondisi kulit di mana garis atau guratan muncul ketika kulit merenggang dan menyusut dengan cepat. Stretch mark biasanya terjadi karena perubahan berat badan yang cepat, baik itu naik ataupun turun.


Perubahan mendadak dan cepat inilah yang menyebabkan kolagen dan elastin pecah. Kolagen dan elastin adalah protein yang bekerja untuk menopang kulit, jadi ketika protein itu pecah, kulit akan merengang dan garis merah atau putih yang dikenal stretch mark pun muncul.


Meski begitu, tidak semua orang mengalami stretch mark. Beberapa orang yang memiliki sedikit kolagen cenderung rentan akan kondisi ini. Selain perubahan berat badan yang mendadak, fluktuasi atau ketidakseimbangan hormon juga menjadi salah satu penyebab timbulnya stretch mark. Ditambah, genetik dari keluarga juga berperan menyebabkan garis ini. Maka dari itu, stretch mark bisa disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya :

  • Riwayat keluarga yang memiliki stretch mark

  • Kehamilan

  • Naik atau turun berat badan secara cepat

  • Menggunakan kortikosteroid

  • Percepatan pertumbuhan yang terjadi pada masa pubertas


Cara Menghindari Stretch Mark

Seperti yang sudah disebutkan, tidak semua orang akan mengalami kondisi stretch mark. Hanya beberapa orang dengan kondisi kulit tertentu yang rentan mendapatkan garis stretch mark. Meski begitu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir munculnya stretch mark.


1. Menjaga keseimbangan berat badan

Perubahan berat badan secara mendadak dan cepat menjadi faktor signifikan kondisi ini. Maka dari itu, menjaga berat badan agar tetap stabil adalah hal yang bisa dilakukan. Jika memang ingin menurunkan berat badan, lakukanlah secara bertahap dengan cara yang sehat.


2. Konsumsi makanan kaya akan nutrisi

Stretch mark bisa terjadi karena kekurangan nutrisi di area tertentu. Mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan kesehatan kulit akan sangat membantu. Pastikan makanan yang Anda konsumsi mencakup makanan yang kaya akan vitamin C, D, E, zinc, serta protein.


3. Menjaga hidrasi tubuh

Minum cukup air putih bisa menjadi hal yang paling mudah dalam menjaga hidrasi tubuh. Ketika tubuh terhidrasi dengan baik, maka kulit juga akan terhidrasi dan menghasilkan tekstur yang halus. Institute of Medicine merekomendasikan untuk memenuhi asupan air mineral harian dan menghindari minum-minuman berkafein karena dapat meningkatkan risiko mengelami stretch mark.


4. Atasi segera stretch mark yang baru muncul

Tidak bisa dihindari bahwa stretch mark merupakan kondisi kulit yang tidak mudah untuk ditangani. Oleh sebab itu, menangani stretch mark yang baru muncul atau masih awal secepat mungkin dapat meminimalisir tingkat keparahannya. Jika Anda mulai sadar akan adanya stretch mark, datang menemui dokter kulit dan diskusikan treatment apa yang tepat menjadi opsi yang paling utama dan efektif.


Cara Menghilangkan Stretch Mark

Bukan hal yang mudah, tingkat keberhasilan menghilangkan stretch mark terletak pada seberapa parah garis yang muncul di permukaan kulit Anda. Di IORA Clinic, kami memiliki beberapa pilihan untuk menangani kasus ini, di antaranya :


  • Collagen Stimulator

Collagen stimulator adalah prosedur yang melibatkan injeksi. Setelah dokter melihat langsung kondisi stretch mark Anda, collagen stimulator menjadi salah satu opsi yang akan ditawarkan. Prosedur ini bertujuan untuk mengembalikan kolagen yang berangsur-angsur hilang seiring dengan berjalannya waktu.

  • Salmon DNA

Sama seperti collagen stimulator, salmon DNA merupakan prosedur yang melibatkan injeksi. Dengan formula khusus yang baik untuk kulit, salmon DNA mampu meremajakan kulit, dan mengembalikan kelembapan serta kekenyalan kulit Anda.

  • Laser

Berbeda dengan pilihan yang lain, laser memanfaatkan teknologi canggih berbasis cahaya yang mampu memperbaiki kondisi kulit.

  • Krim topikal

Pemakaian krim topikal menjadi pengobatan yang sangat sederhana. Dengan racikan ahli, krim topikal sudah cukup untuk menangani beberapa kasus stretch mark.