Pelajari Kerutan pada Wajah dan Cara Mengatasinya


Smile lines, crow's feet, dan garis halus di wajah sering kali kita dengar dan lihat. Ketika garis-garis ini muncul, saat itulah kita tahu bahwa kulit mengalami penuaan. Beberapa orang menganggap kerutan sebagai bagian dari proses penuaan, tetapi beberapa orang tidak menginginkan garis penuaan yang bisa mengganggu penampilan. Tahukah kamu, tidak semua kerutan itu sama, lho. Untuk mengetahui perawatan yang paling tepat untuk kerutan wajah, kamu harus bisa membedakan kerutannya: apakah itu kerutan statis atau kerutan dinamis. Apa bedanya ya?


Kerutan Dinamis

Kerutan dinamis adalah kerutan yang dibentuk oleh gerakan wajah atau ekspresi, seperti ketakutan, kekhawatiran, kegembiraan, kesedihan, atau kejutan. Garis akan terlihat ketika kamu tersenyum, tertawa, mengerutkan kening, menangis, atau pada saat-saat serius. Meski begitu, kerutan dinamis biasanya muncul dan memudar, tergantung pada ekspresi yang kamu lakukan. Kerutan dinamis pada wajah, di antaranya :

  • Kerutan alis (muncul di antara alis)

  • Kerutan di dahi

  • Crow's feet (kerutan saat menyipitkan mata)

  • Smile lines (garis senyum)

Perawatan yang cocok untuk kerutan dinamis

Pure toxin seperti Botox adalah opsi efektif yang digunakan untuk membantu otot rileks. Menggunakan metode injeksi, area otot yang disuntik "lumpuh" sehingga otot yang menyebabkan kerutan dan lipatan tidak bisa bergerak. Oleh karena itu, pure toxin adalah perawatan yang tepat untuk menghaluskan kerutan dan garis yang disebabkan oleh gerakan otot berulang. Hasil perawatan Botox dapat dilihat beberapa hari setelah melakukan prosedur. Dokter ahli menyarankan setidaknya dua kali dalam satu tahun untuk melakukan perawatan ini, agar mendapatkan hasil yang awet dan memuaskan.


Kerutan Statis

Berbeda dengan keriput dinamis yang bisa memudar jika tidak ber-ekspresi. Keriput statis tetap muncul di wajah meskipun otot-otot wajah kita rileks. Ditambah, keriput statis bisa semakin dalam dan parah seiring bertambahnya usia, akibat gravitasi, serta hilangnya lemak dan kolagen. Keiput jenis ini biasanya menjadi sumber frustrasi dan dapat membuat seseorang berusia 20-an dan 30-an terlihat lebih tua dari usia aslinya. Contoh kerutan statis adalah garis di sudut mulut, di pipi, dan di sepanjang leher.

Perawatan yang cocok untuk kerutan statis

Untuk perawatan lipatan wajah yang cukup dalam dan parah, dermal filler bisa digunakan untuk menghaluskan kerutan statis ini. Diformulasikan dari hyaluronic acid (HA) yang merupakan zat alami pada kulit, perawatan filler dapat memberikan nutrisi, membantu kulit mempertahankan kelembapan serta kelembutannya, serta menambah volume pada bagian yang telah kendur. Hyaluronic acid membantu mengencangkan kulit dan menggantikan volume yang hilang, mengisi kerutan dan menghaluskan kulit. Berbeda dengan pure toxin, hasil filler bisa dilihat dan dirasakan segera setelah melakukan prosedur.




Meski umur tidak bisa ditarik kembali, penampilan kerutan dan lipatan pada wajah bisa disamarkan bahkan dihilangkan dengan perawatan yang tepat. Datang dan konsultasikan permasalahan unik kamu dengan dokter profesional kami di IORA Clinic.



Baca juga: Ketahui perbedaan Botox dan Filler